Sering Atau Terlalu Lama Menonton TV Bisa Menyebabkan Kematian
By : Unknown
Penelitian menunjukkan, mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam di
depan televisi berisiko lebih besar mengalami kematian, mengidap
diabetes dan penyakit jantung. Bahkan, dengan rutin menonton televisi
selama dua jam sehari pun bisa berdampak signifikan bagi kesehatan.
Setiap hari, penduduk di Amerika Serikat menghabiskan waktu rata-rata 5 jam untuk duduk di depan layar kaca, sementara orang Australia dan beberapa orang Eropa menghabiskan antara 3,5 jam dan 4 jam sehari. Data ini disampaikan para ahli dari Harvard School of Public Health.
"Pesan ini sederhana. Mengurangi waktu menonton TV adalah cara penting untuk mengurangi kebiasaan duduk secara terus-menerus dan mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung," kata Frank Hu, salah seorang peneliti.
Dia menambahkan, orang yang duduk di depan televisi tidak hanya menjadi kurang berolahraga, tetapi juga cenderung menyantap makanan tidak sehat. "Kombinasi gaya hidup banyak duduk, pola makan tidak sehat, dan obesitas menciptakan 'daerah pembiakan sempurna' untuk diabetes tipe 2 dan penyakit jantung," tuturya.
Ini bukan penelitian pertama yang menghubungkan durasi menonton TV dengan penyakit. Banyak penelitian menemukan hubungan yang kuat antara menonton televisi dan obesitas, dan sebuah laporan pada 2007 menemukan bahwa waktu menonton TV berhubungan dengan tekanan darah tinggi dan obesitas anak-anak.
Penelitian lain pada tahun sama menemukan, anak-anak dengan kategori overweight yang menonton iklan makanan cenderung menggandakan asupan makanan mereka.
Untuk keperluan penelitian terbaru ini, Hu dan timnya mengkaji 8 penelitian yang menguji hubungan antara durasi menonton televisi dan penyakit. Penelitian yang dipublikasikan Journal of the American Medical Association itu melibatkan lebih dari 200.000 orang dalam jangka waktu 7 hingga 10 tahun.
Hu dan para koleganya menemukan, untuk setiap dua jam sehari menonton televisi, risiko mengidap diabetes meningkat 20 persen, sedangkan risiko penyakit jantung naik 15 persen. Menonton televisi dua jam setiap hari juga dapat meningkatkan risiko kematian sebanyak 13 persen.
Berdasarkan temuan itu, Hu dan timnya memperkirakan, di antara 100.000 orang, membatasi waktu menonton televisi hingga 2 jam dapat mencegah 176 kasus baru diabetes, 38 kasus penyakit kardiovaskuler fatal, dan 104 kematian dini setiap tahun.
Peneliti mengingatkan, hasil riset ini tidak serta merta membuktikan bahwa menonton TV adalah satu-satunya faktor yang meningkatkan risiko penyakit. "Benar bahwa antara mereka yang banyak menonton TV dan mereka yang menonton dalam waktu lebih sedikit memiliki perbedaan terutama dalam hal pola makan dan tingkat aktivitas fisik," kata Hu.
Ia menambahkan, mereka yang keranjingan menonton TV cenderung menyantap makanan tidak higienis. Pola makan tidak sehat dan kemalasan juga akibat dari menonton televisi berkepanjangan. Jadi, penelitian itu menjelaskan betapa besar dampak merugikan dari kebiasaan duduk selama berjam-jam
Setiap hari, penduduk di Amerika Serikat menghabiskan waktu rata-rata 5 jam untuk duduk di depan layar kaca, sementara orang Australia dan beberapa orang Eropa menghabiskan antara 3,5 jam dan 4 jam sehari. Data ini disampaikan para ahli dari Harvard School of Public Health.
"Pesan ini sederhana. Mengurangi waktu menonton TV adalah cara penting untuk mengurangi kebiasaan duduk secara terus-menerus dan mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung," kata Frank Hu, salah seorang peneliti.
Dia menambahkan, orang yang duduk di depan televisi tidak hanya menjadi kurang berolahraga, tetapi juga cenderung menyantap makanan tidak sehat. "Kombinasi gaya hidup banyak duduk, pola makan tidak sehat, dan obesitas menciptakan 'daerah pembiakan sempurna' untuk diabetes tipe 2 dan penyakit jantung," tuturya.
Ini bukan penelitian pertama yang menghubungkan durasi menonton TV dengan penyakit. Banyak penelitian menemukan hubungan yang kuat antara menonton televisi dan obesitas, dan sebuah laporan pada 2007 menemukan bahwa waktu menonton TV berhubungan dengan tekanan darah tinggi dan obesitas anak-anak.
Penelitian lain pada tahun sama menemukan, anak-anak dengan kategori overweight yang menonton iklan makanan cenderung menggandakan asupan makanan mereka.
Untuk keperluan penelitian terbaru ini, Hu dan timnya mengkaji 8 penelitian yang menguji hubungan antara durasi menonton televisi dan penyakit. Penelitian yang dipublikasikan Journal of the American Medical Association itu melibatkan lebih dari 200.000 orang dalam jangka waktu 7 hingga 10 tahun.
Hu dan para koleganya menemukan, untuk setiap dua jam sehari menonton televisi, risiko mengidap diabetes meningkat 20 persen, sedangkan risiko penyakit jantung naik 15 persen. Menonton televisi dua jam setiap hari juga dapat meningkatkan risiko kematian sebanyak 13 persen.
Berdasarkan temuan itu, Hu dan timnya memperkirakan, di antara 100.000 orang, membatasi waktu menonton televisi hingga 2 jam dapat mencegah 176 kasus baru diabetes, 38 kasus penyakit kardiovaskuler fatal, dan 104 kematian dini setiap tahun.
Peneliti mengingatkan, hasil riset ini tidak serta merta membuktikan bahwa menonton TV adalah satu-satunya faktor yang meningkatkan risiko penyakit. "Benar bahwa antara mereka yang banyak menonton TV dan mereka yang menonton dalam waktu lebih sedikit memiliki perbedaan terutama dalam hal pola makan dan tingkat aktivitas fisik," kata Hu.
Ia menambahkan, mereka yang keranjingan menonton TV cenderung menyantap makanan tidak higienis. Pola makan tidak sehat dan kemalasan juga akibat dari menonton televisi berkepanjangan. Jadi, penelitian itu menjelaskan betapa besar dampak merugikan dari kebiasaan duduk selama berjam-jam
Tag :
Health,
Begadang Bisa Menimbulkan Penyakit Jantung
By : UnknownBahaya Begadang bagi Kesehatan - Begadang memang kadang mengasikkan bagi sebagian orang. Namun ketahuilah bahwa keseringan melakukan aktivitas begadang ternyata sangat
Seperti yang diutarakan oleh para pakar penyakit jantung yang telah memperingatkan, tren membakar lilin di akhir hari menjelang tidur menyebabkan "bom waktu" masalah kesehatan. Dalam artian, begadang tetap membawa pengaruh buruk.
Tuntutan pekerjaan dan keluarga nyaris tidak berhenti dari sebelum fajar hingga tengah malam. Kalau Anda tidak mahir mengatur waktu tidur, akibatnya bisa memicu penyakit jantung dan stroke. Demikian seperti ditemukan para ilmuwan di Warwick University.
Mereka menemukan, tidur malam kurang dari 6 jam meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung sekira hampir 50 persen, dan meningkatkan risiko kematian akibat stroke sebesar 15 persen. Kesimpulan didapat setelah para peneliti mengamati 470.000 orang dari delapan negara selama 25 tahun.
"Ada harapan dalam masyarakat masa kini untuk hidup lebih sehat. Usaha menyeimbangkan hidup dan kerja menyebabkan terlalu banyak orang berdagang. Harapannya, mereka bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai yang dibebankan,” papar Prof Francesco Cappuccio, pakar jantung dan epidemiologi, seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (9/2/2011).
"Kecenderungan untuk begadang dan bangun pagi sebenarnya merupakan bom waktu bagi kesehatan kita. Anda perlu bertindak sekarang untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke yang mengancam jiwa," imbuhnya.
Lebih lanjut, studi yang telah diterbitkan di European Heart Journal ini menegaskan bahwa durasi optimal untuk tidur adalah 7-8 jam. Tapi, tidur lebih dari 9 jam bisa menjadi indikator masalah kesehatan lainnya.
Prof Cappuccio mengatakan ada bukti bahwa begadang mempengaruhi sistem endokrin dan kardiovaskular, sebagai pengatur produksi hormon. Begadang juga mengakibatkan gangguan toleransi glukosa dan berkurangnya sensitifitas terhadap insulin, yang dapat mengakibatkan diabetes serta tekanan darah tinggi.
Tahun lalu, Prof Cappuccio sempat menerbitkan sebuah review dari 16 penelitian terhadap 1,3 juta orang yang menunjukkan bahwa orang yang tidur malam kurang dari 6 jam 12 persen lebih mungkin meninggal sebelum usia 65 tahun dibandingkan mereka yang tidur 7-8 jam.
"Ada banyak alasan mengapa masalah kurang tidur semakin banyak. Kemudahan akses internet, semakin banyak saluran televisi, khawatir soal uang, dan jam kerja bisa mengalihkan perhatian kita dari tidur,” timpal Ellen Mason, perawat jantung senior di British Heart Foundation.
berbahaya bagi kesehatan. Adapun bahaya begadang bagi kesehatan yang dibahas disini adalah mengenai aktivitas begadang yang dapat memicu terjadinya Penyakit Jantung dan Stroke.
Tag :
Health,
Membaca Al-Qura'an Membuat Kita Cerdas
By : UnknownTernyata Al-Qur’an dapat merangsang tingkat inteligensia (IQ) anak, yakni ketika bacaan ayat-ayat Kitab Suci itu diperdengarkan dekat mereka. Dr. Nurhayati dari Malaysia mengemukakan hasil penelitiannya tentang pengaruh bacaan Al-Qur’an dapat meningkatkan IQ bayi yang baru lahir dalam sebuah Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam sekitar tujuh tahun yang lalu.
Dikatakannya, bayi yang berusia 48 jam saja akan langsung
memperlihatkan reaksi wajah ceria dan sikap yang lebih tenang. Penulis
pun mempunyai seorang keponakan yang lahir tahun 2002. Entah ada kaitan
dengan dengan argumentasi di atas, yang jelas sebelum umurnya satu
tahun, ia sering baru bisa tidur bila di sampingnya diperdengarkan suara
orang mengaji melalui tape recorder.
Seperti diketahui, dengan mendengarkan musik, detak jantung bayi
menjadi teratur. Malah untuk orang dewasa akan menimbulkan rasa cinta.
Hanya arahnya tidak tentu. Sedangkan Al-Qur’an, selain itu, sekaligus
menimbulkan rasa cinta kepada Tuhan Maha Pencipta. Jadi, bila bacaan
Al-Qur’an diperdengarkan kepada bayi, akan merupakan bekal bagi masa
depannya sebagai Muslim, dunia maupun akhirat.
Dalam musik terkandung komposisi not balok secara kompleks dan
harmonis, yang secara psikologis merupakan jembatan otak kiri dan otak
kanan, yang output-nya berupa peningkatan daya tangkap/konsentrasi.
Ternyata Al-Qur’an pun demikian, malah lebih baik. Ketika diperdengarkan
dengan tepat dan benar, dalam artian sesuai tajwid dan makhraj,
Al-Qur’an mampu merangsang syaraf-syaraf otak pada anak.
Ingat, neoron pada otak bayi yang baru lahir itu umumnya bak
“disket kosong siap pakai”. Berarti, siap dianyam menjadi jalinan akal
melalui masukan berbagai fenomena dari kehidupannya. Pada gilirannya
terciptalah sirkuit dengan wawasan tertentu. Istilah populernya apalagi
kalau bukan “intelektual”. Sedangkan anyaman tersebut akan sernakin
mudah terbentuk pada waktu dini. Neoron yang telah teranyam di antaranya
untuk mengatur faktor yang menunjang kehidupan dasar seperti detak
jantung dan bernapas. Sementara neoron lain menanti untuk dianyam,
sehingga bisa membantu anak menerjemahkan dan bereaksi terhadap dunia
luar.
Selama dua tahun pertama anak mengalami ledakan terbesar dalam hal
perkembangan otak dan hubungan antar sel (koneksi). Lalu setahun
kemudian otak mempunyai lebih dari 300 trilyun koneksi, suatu kondisi
yang susah terjadi pada usia dewasa, terlebih usia lanjut. Makanya para
pakar perkembangan anak menyebut usia balita sebagai golden age bagi
perkembangan inteligensia anak. Memang bila orangtua tidak memanfaatkan
kesempatan ini dengan jalan membantu dari belakang, maka tetap tidak
akan mempengaruhi kemampuan otak anak dalam menganyam neoron, karena
kesempatan untuk memperkuat koneksi otak terbuka luas selama masa
anak-anak. Tetapi tentu akan semakin baik bila orangtua pun ikut aktif
membantu.
Otak telah tumbuh jauh sebelum bayi lahir. la telah mulai bekerja
yang hasilnya merupakan benih penginderaan berdasarkan prioritas.
Umumnya pendengaran lebih dulu. Jadi, selama masa itu penting sekali
untuk selalu menghadirkan lingkungan kondusif dan baik bagi perkembangan
otaknya. Hilangnya lingkungan ini hanya akan membuat otak menderita dan
menganggur yang gilirannya mempengaruhi tingkat kecerdasannya.
Dalam kaitan upaya meningkatkan pribadi Muslim, seyogyanya bayi
sudah diperdengarkan bacaan Al-Qur’an sejak dalam rahim. Jadi, bila ada
anjuran kepada ibu-ibu hamil untuk rajin membaca Al-Qur’an menjelang
bersalin, itu ada dasar ilmiahnya juga. Makin baik dan benar bacaan itu,
termasuk lagunya, makin baik hasilnya. Tujuannya tentu saja bukan
mengajak bayi memahami substansi atau makna kandungan ayat-ayat
Al-Qur’an, tetapi memperkuat daya tangkap/konsentrasi otak bayi.
Sehingga akan semakin mudahlah ia menghafal ayat-ayat Al-Qur’an beserta
terjemahannya ketika sudah memasuki masa belajar.
2. Riyadh (vioa-Islam) – Hasil Penelitian Ilmiah di Universitas
al-Imam Muhammad bin Sa’ud al-Islamiyyah membuktikan ketika kadar
hafalan al-Qur’an siswa meningkat maka akan meningkat pula kesehatan
jiwanya.
Penelitian yang dilakukan oleh Prof. DR. Shalih bin Ibrahim,
professor ilmu Kesehatan Jiwa, terdiri dari dua kelompok. Kelompok
pertama, para mahasiswa-mahasiswi Universitas Malik abdul Aziz di
Jeddah. Jumlah mereka 170 orang. Kelompok kedua, Para
mahasiswa-mahasiswi Ma’had al-Imam asy-Syatibi li ad-Dirasah
al-Qur’aniyyah, filial Universitas al-Khairiyah Litahfidzil Qur’an al
Karim di Jeddah. Jumlah mereka sama, yaitu 170 orang.
“sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” HR. Bukhari
“sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” HR. Bukhari
Para mahasiswa yang memiliki hafalan yang bagus memiliki kesehatan
jiwa yang jauh lebih tinggi. Ada 70 penelitian umum dan Islam,
seluruhnya menguatkan pentingnya dien untuk meningkatkan kesehatan dan
ketentraman jiwa. Sebuah penelitian di di Saudi juga menunjukkan peran
al-Qur’an dalam meningkatkan kecerdasan bagi anak-anak sekolah dasar dan
Pengaruh positif hafalan al Qur’an bagi kesuksesan akademik para
mahasiswa.
Penelitian ini sebagai bukti nyata adanya hubungan antara beragama
dengan berbagai fenomena hidup. Di antaranya yang paling urgen adalah
menghafal al-Qur’an. Siswa yang memiliki hafalan al-Qur’an memiliki
kesehatan jiwa yang lebih baik dibandingkan dengan siswa-siswa yang
tidak beragama dengan baik, atau tidak menghafalkan al-Qur’an sedikitpun
atau hafalan mereka hanya surat-surat dan ayat-ayat pendek. Penelitian
tersebut berpesan agar menghafalkan al-Qur’an dengan sempurna bagi para
siswa-siswi di tingkat universitas, untuk menghasilkan nilai positiv
bagi kehidupan dan akademik mereka. Mendorong mereka melaksanakan
perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Dan hal itu merupakan sarana
terpenting untuk memperoleh kesehatan jiwa yang tinggi.
Penelitian itu juga menasihatkan kepada para guru agar meningkatkan
standar hafalan bagi murid-murid mereka, walau dijadikan sebagai
kegiatan ekstra kurikuler, karena memiliki manfaat dan pengaruh yang
bagus untuk kesuksesan belajar dan kesehatan jiwa mereka
3. Dr. Ahmad Al-Qadhiy (United States of America)
Penelitian dan pengukuran ini dilakukan terhadap sejumlah kelompok manusia:
1. Muslimin yang bisa berbahasa Arab.
2. Muslimin yang tidak bisa berbahasa Arab
3. Non-Islam yang tidak bisa berbahasa Arab.
Pada semua kelompok responden tersebut dibacakan sepotong ayat Al-Qur’an dalam bahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahnya dalam bahasa Inggris.
3. Dr. Ahmad Al-Qadhiy (United States of America)
Penelitian dan pengukuran ini dilakukan terhadap sejumlah kelompok manusia:
1. Muslimin yang bisa berbahasa Arab.
2. Muslimin yang tidak bisa berbahasa Arab
3. Non-Islam yang tidak bisa berbahasa Arab.
Pada semua kelompok responden tersebut dibacakan sepotong ayat Al-Qur’an dalam bahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahnya dalam bahasa Inggris.
Dan pada setiap kelompok ini diperoleh data adanya dampak yang bisa
ditunjukkan tentang Al-Qur’an, yaitu 97% percobaan berhasil menemukan
perubahan dampak tersebut. Dan dampak ini terlihat pada perubahan
fisiologis yang ditunjukkan oleh menurunnya kadar tekanan pada syaraf
secara sprontanitas. Dan penjelasan hasil penelitian ini aku
presentasikan pada sebuah muktamar tahunan ke-17 di Univ. Kedokteran
Islam di Amerika bagian utara yang diadakan di kota Sant Louis Wilayah
Mizore, Agustus 1984.
Dan benar-benar terlihat pada penelitian permulaan bahwa dampak
Al-Qur’an yang kentara pada penurunan tekanan syaraf mungkin bisa
dikorelasikan kepada para pekerja: Pekerja pertama adalah suara beberapa
ayat Al-Qur’an dalam Bahasa Arab. Hal ini bila pendengarnya adalah
orang yang bisa memahami Bahasa Arab atau tidak memahaminya, dan juga
kepada siapapun (random). Adapun pekerja kedua adalah makna sepenggal
Ayat Al-Qur’an yang sudah dibacakan sebelumnya, sampai walaupun
penggalan singkat makna ayat tersebut tanpa sebelumnya mendengarkan
bacaan Al-Qur’an dalam Bahasa Arabnya.
Adapun Tahapan kedua adalah penelitian kami pada pengulangan kata
“Akbar” untuk membandingkan apakah terdapat dampak Al-Qur’an terhadap
perubahan-perubahan fisiologis akibat bacaan Al-Qur’an, dan bukan karena
hal-hal lain selain Al-Qur’an semisal suara atau lirik bacaan Al-Qur’an
atau karena pengetahun responden bahwasannya yang diperdengarkan
kepadanya adalah bagian dari kitab suci atau pun yang lainnya.
Dan tujuan penelitian komparasional ini adalah untuk membuktikan asumsi yang menyatakan bahwa “Kata-kata dalam Al-Qur’an itu sendiri memiliki pengaruh fisiologis hanya bila didengar oleh orang yang memahami Al-Qur’an . Dan penelitian ini semakin menambah jelas dan rincinya hasil penelitian tersebut.
Dan tujuan penelitian komparasional ini adalah untuk membuktikan asumsi yang menyatakan bahwa “Kata-kata dalam Al-Qur’an itu sendiri memiliki pengaruh fisiologis hanya bila didengar oleh orang yang memahami Al-Qur’an . Dan penelitian ini semakin menambah jelas dan rincinya hasil penelitian tersebut.
Peralatan
Peralatan yang digunakan adalah perangkat studi dan evaluasi terhadap tekanan syaraf yang ditambah dengan komputer jenis Medax 2002 (Medical Data Exuizin) yang ditemukan dan dikembangkan oleh Pusat Studi Kesehatan Univ. Boston dan Perusahaan Dafikon di Boston. Perangkat ini mengevaluasi respon-respon perbuatan yang menunjukkan adanya ketegangan melalui salah satu dari dua hal: (i) Perubahan gerak nafas secara langsung melalui komputer, dan (ii) Pengawasan melalui alat evaluasi perubahan-perubahan fisiologis pada tubuh. Perangkat ini sangat lengkap dan menambah semakin menguatkan hasil validitas hasil evaluasi.
Peralatan yang digunakan adalah perangkat studi dan evaluasi terhadap tekanan syaraf yang ditambah dengan komputer jenis Medax 2002 (Medical Data Exuizin) yang ditemukan dan dikembangkan oleh Pusat Studi Kesehatan Univ. Boston dan Perusahaan Dafikon di Boston. Perangkat ini mengevaluasi respon-respon perbuatan yang menunjukkan adanya ketegangan melalui salah satu dari dua hal: (i) Perubahan gerak nafas secara langsung melalui komputer, dan (ii) Pengawasan melalui alat evaluasi perubahan-perubahan fisiologis pada tubuh. Perangkat ini sangat lengkap dan menambah semakin menguatkan hasil validitas hasil evaluasi.
Subsekuen:
1. Program komputer yang mengandung pengaturan pernafasan dan monitoring perubahan fisiologis dan printer.
2. Komputer Apple 2, yaitu dengan dua floppy disk, layar monitor dan printer.
3. Perangkat monitoring elektronik yang terdiri atas 4 chanel: 2 canel untuk mengevaluasi elektrisitas listrik dalam otot yang diterjemahkan ke dalam respon-respon gerak syaraf otot; satu chanel untuk memonitor arus balik listrik yang ke kulit; dan satu chanel untuk memonitor besarnya peredaran darah dalam kulit dan banyaknya detak jantung dan suhu badan.
1. Program komputer yang mengandung pengaturan pernafasan dan monitoring perubahan fisiologis dan printer.
2. Komputer Apple 2, yaitu dengan dua floppy disk, layar monitor dan printer.
3. Perangkat monitoring elektronik yang terdiri atas 4 chanel: 2 canel untuk mengevaluasi elektrisitas listrik dalam otot yang diterjemahkan ke dalam respon-respon gerak syaraf otot; satu chanel untuk memonitor arus balik listrik yang ke kulit; dan satu chanel untuk memonitor besarnya peredaran darah dalam kulit dan banyaknya detak jantung dan suhu badan.
Berdasarkan elektrisitas listrik dalam otot-otot, maka ia semakin
bertambah yang menyebabkan bertambahnya cengkeraman otot. Dan untuk
memonitor perubahan-perubahan ini menggunakan kabel listrik yang
dipasang di salah satu ujung jari tangan. Adapun monitoring volume darah
yang mengalir pada kulit sekaligus memonitor suhu badan, maka hal itu
ditunjukkan dengan melebar atau mengecilnya pori-pori kulit.
Untuk hal ini, menggunakan kabel listrik yang menyambung di sekitar
salah satu jari tangan. Dan tanda perubahan-perubahan volume darah yang
mengalir pada kulit terlihat jelas pada layar monitoryang menunjukkan
adanya penambahan cepat pada jantung. Dan bersamaan dengan pertambahan
ketegangan, pori-pori mengecil, maka mengecil pulalah darah yag mengalir
pada kulit, dan suhu badan, dan detak jantung.
Metode dan Keadaan yang digunakan:
Percobaan dilakukan selama 210 kali kepada 5 responden: 3 laki-laki dan 2 perempuan yang berusia antara 40 tahun dan 17 tahun, dan usia pertengahan 22 tahun. Dan setiap responden tersebut adalah non-muslim dan tidak memahami bahasa Arab. Dan percobaan ini sudah dilakukan selama 42 kesempatan, dimana setiap kesempatannya selama 5 kali, sehingga jumlah keseluruhannya 210 percobaan. Dan dibacakan kepada responden kalimat Al-Qur’an dalam bahasa Arab selama 85 kali, dan 85 kali juga berupa kalimat berbahasa Arab bukan Al-Qur’an. Dan sungguh adanya kejutan/shock pada bacaan-bacaan ini: Bacaan berbahasa Arab (bukan Al-Qur’an) disejajarkan dengan bacaan Al-Qur’an dalam lirik membacanya, melafadzkannya di depan telingga, dan responden tidak mendengar satu ayat Al-Qur’an selama 40 uji-coba. Dan selama diam tersebut, responden ditempatkan dengan posisi duduk santai dan terpejam. Dan posisi seperti ini pulalah yang diterapkan terhadap 170 uji-coba bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur’an.
Percobaan dilakukan selama 210 kali kepada 5 responden: 3 laki-laki dan 2 perempuan yang berusia antara 40 tahun dan 17 tahun, dan usia pertengahan 22 tahun. Dan setiap responden tersebut adalah non-muslim dan tidak memahami bahasa Arab. Dan percobaan ini sudah dilakukan selama 42 kesempatan, dimana setiap kesempatannya selama 5 kali, sehingga jumlah keseluruhannya 210 percobaan. Dan dibacakan kepada responden kalimat Al-Qur’an dalam bahasa Arab selama 85 kali, dan 85 kali juga berupa kalimat berbahasa Arab bukan Al-Qur’an. Dan sungguh adanya kejutan/shock pada bacaan-bacaan ini: Bacaan berbahasa Arab (bukan Al-Qur’an) disejajarkan dengan bacaan Al-Qur’an dalam lirik membacanya, melafadzkannya di depan telingga, dan responden tidak mendengar satu ayat Al-Qur’an selama 40 uji-coba. Dan selama diam tersebut, responden ditempatkan dengan posisi duduk santai dan terpejam. Dan posisi seperti ini pulalah yang diterapkan terhadap 170 uji-coba bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur’an.
Dan ujicoba menggunakan bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur’an
seperti obat yang tidak manjur dalam bentuk mirip seperti Al-Qur’an,
padahal mereka tidak bisa membedakan mana yang bacaan Al-Qur’an dan mana
yang bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur’an. Dan tujuannya adalah utuk
mengetahui apakah bacaan Al-Qur’an bisa berdampak fisiologis kepada
orang yang tidak bisa memahami maknanya. Apabila dampak ini ada
(terlihat), maka berarti benar terbukti dan dampak tidak ada pada bacaan
berbahasa Arab yang dibaca murottal (seperti bacaan Imam Shalat) pada
telinga responden. Adapun percobaan yang belum diperdengarkan satu ayat
Al-Qur’an kepada responden, maka tujuannya adalah untuk mengetahui
dampak fisiologis sebagai akibat dari letak/posisi tubuh yang rileks
(dengan duduk santai dan mata terpejam).
Dan sungguh telah kelihatan dengan sangat jelas sejak percobaan
pertama bahwasannya posisi duduk dan diam serta tidak mendegarkan satu
ayat pun, maka ia tidak mengalami perubahan ketegangan apapun. Oleh
karena itu, percobaan diringkas pada tahapan terakhir pada penelitian
perbandingan terhadap pengaruh bacaan Al-Qur’an dan bacaan bahasa Arab
yang dibaca murottal seperti Al-Qur’an terhadap tubuh.
Dan metode pengujiannya adalah dengan melakukan selang-seling bacaan: dibacakan satu bacaan Al-Qur’an, kemudian bacaan vahasa Arab, kemudian Al-Qur’an dan seterusnya atau sebaliknya secara terus menerus.
Dan metode pengujiannya adalah dengan melakukan selang-seling bacaan: dibacakan satu bacaan Al-Qur’an, kemudian bacaan vahasa Arab, kemudian Al-Qur’an dan seterusnya atau sebaliknya secara terus menerus.
Dan para responden tahu bahwa bacaan yang didengarnya adalah dua
macam: Al-Qur’an dan bukan Al-Qur’an, akan tetapi mereka tidak mampu
membedakan antara keduanya, mana yang Al-Qur’an dan mana yang bukan.
Adapun metode monitoring pada setiap percobaan penelitian ini, maka
hanya mencukupkan dengan satu chanel yaitu chanel monitoring
elektrisitas listrik pada otot-otot, yaitu dengan perangkat Midax
sebagaimana kami sebutkan di atas. Alat ini membantu menyampaikan
listrik yang ada di dahi.
Dan petunjuk yang sudah dimonitor dan di catat selama percobaan ini
mengadung energi listrik skala pertengahan pada otot dibandingkan
dengan kadar fluktuasi listrik pada waktu selama percobaan. Dan
sepanjang otot untuk mengetahui dan membandingkan persentase energi
listrik pada akhir setiap percobaan jika dibandingkan keadaan pada awal
percobaan. Dan semua monitoring sudah dideteksi dan dicatat di dalam
komputer. Dan sebab kami mengutamakan metode ini untuk memonitor adalah
karena perangkat ini bisa meng-output angka-angka secara rinci yang
cocok untuk studi banding, evaluasi dan akuntabel..
Pada satu ayat percobaan, dan satu kelompok percobaan perbandingan
lainnya mengandung makna adanya hasil yang positif untuk satu jenis cara
yang paling kecil sampai sekecil-kecilnya energi listrik bagi otot.
Sebab hal ini merupakan indikator bagusnya kadar fluktuasi ketegangan
syaraf, dibandingkan dengan berbagai jenis cara yang digunakan responden
tersebut ketika duduk.
Hasil Penelitian
Ada hasil positif 65% percobaan bacaan Al-Qur’an. Dan hal ini menunjukkan bahwa energi listrik yang ada pada otot lebih banyak turun pada percobaan ini. Hal ini ditunjukkan dengan dampak ketegangan syaraf yang terbaca pada monitor, dimana ada dampak hanya 33 % pada responden yang diberi bacaan selain Al-Qur’an.
Ada hasil positif 65% percobaan bacaan Al-Qur’an. Dan hal ini menunjukkan bahwa energi listrik yang ada pada otot lebih banyak turun pada percobaan ini. Hal ini ditunjukkan dengan dampak ketegangan syaraf yang terbaca pada monitor, dimana ada dampak hanya 33 % pada responden yang diberi bacaan selain Al-Qur’an.
Pada sejumlah responden, mungkin akan terjadi hasil yang terulang
sama, seperti hasil pengujian terhadap mendengar bacaan Al-Qur’an. Oleh
karena itu, dilakukan ujicoba dengan diacak dalam memperdengarkannya
(antara Al-Qur’an dan bacaan Arab) sehingga diperoleh data atau
kesimpulan yang valid.
Pembahasan Hasil Penelitian dan Kesimpulan
Sungguh sudah terlihat jelas hasil-hasil awal penelitian tentang dampak Al-Qur’an pada penelitian terdahulu bahwasanya Al-Qur`an memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap syaraf. dan mungkin bisa dicatat pengaruh ini sebagai satu hal yang terpisah, sebagaimana pengaruh inipun terlihat pada perubahan energi listrik pada otot-otot pada organ tubuh. dan perubah-perubahan yang terjadi pada kulit karena energi listrik, dan perubahan pada peredaran darah, perubahan detak jantung, voleme darah yang mengalir pada kulit, dan suhu badan.
Sungguh sudah terlihat jelas hasil-hasil awal penelitian tentang dampak Al-Qur’an pada penelitian terdahulu bahwasanya Al-Qur`an memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap syaraf. dan mungkin bisa dicatat pengaruh ini sebagai satu hal yang terpisah, sebagaimana pengaruh inipun terlihat pada perubahan energi listrik pada otot-otot pada organ tubuh. dan perubah-perubahan yang terjadi pada kulit karena energi listrik, dan perubahan pada peredaran darah, perubahan detak jantung, voleme darah yang mengalir pada kulit, dan suhu badan.
Dan semua perubahan ini menunjukan bahwasanya ada perubahan pada
organ-organ syaraf otak secara langsung dan sekaligus mempengaruhi organ
tubuh lainnya. Jadi, ditemukan sejumlah kemungkinan yang tak berujung (
tidak diketahui sebab dan musababnya) terhadap perubahan fisiologis
yang mungkin disebabkan oleh bacaan Al-Qur`an yang didengarkannya. Oleh
karena itu sudah diketahui oleh umum bahwasanya ketegangan-ketegangan
saraf akan berpengaruh kepada dis-fungsi organ tubuh yang dimungkinkan
terjadi karena produksi zat kortisol atau zat lainnya ketika merespon
gerakan antara saraf otak dan otot. Oleh karena itu pada keadaan ini
pengaruh Al-Qur`an terhadap ketegangan saraf akan menyebabkan seluruh
badannya akan segar kembali, dimana dengan bagusnya stamina tubuh ini
akan menghalau berbagai penyakit atau mengobatinya.
Dan hal ini sesuai dengan keadaan penyakit tumor otak atau kanker
otak. Juga, hasil uji coba penelitian ini menunjukan bahwa
kalimat-kalimat Al-Qur`an itu sendiri memeliki pengaruh fisiologis
terhadap ketegangan organ tubuh secara langsung, apalagi apabila
disertai dengan mengetahui maknanya. Dan perlu untuk disebutkan disini
bahwasanya hasil-hasil penelitian yang disebutkan diatas adalah masih
terbatas dan dengan responden yang juga terbatas.
Tag :
Education,
Faidah dan Keutamaan Sholat Tahajjud
By : UnknownSholat Tahajud: Keutamaan, Tata Cara, Manfaat - Assalamu'alaikum wr. wb. Shalat malam, bila shalat tersebut dikerjakan sesudah tidur, dinamakan shalat Tahajud, artinya terbangun malam. Jadi, kalau mau mengerjakansholat Tahajud, harus tidur dulu. Shalat malam ( Tahajud ) adalah kebiasaan orang-orang shaleh yang hatinya selalu berdampingan denganAllah SWT.
Berfirman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :
“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
(QS : Al-Isro’ : 79)
Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan .
Sahabat Abdullah bin
Salam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :
“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )
Waktu Untuk Melaksanakan Sholat Tahajud :
Kapan afdhalnya shalat Tahajud dilaksanakan ? Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Lail ) ditetapkan sejak waktu Isya’ hingga waktu subuh ( sepanjang malam ). Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, yaitu :
1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )
3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 – Subuh )
Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?”
Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :
“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)
Bersabda Rosulullah SAW :
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )
Nabi SAW bersabda lagi :
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )
Jumlah Raka’at Shalat Tahajud :
Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )
Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :
1) 2 raka’at shalat Iftitah.
2) 8 raka’at shalat Tahajud.
3) 3 raka’at shalat witir.
Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda :
“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya
disiram air.” (HR Abu Daud)
Bersabda Nabi SAW :
“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga
keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud)
Keutamaan Shalat Tahajud :
Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan
sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh
semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.
Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.
Tag :
Religy,
Trik Menghindari Virus Komputer
By : Unknown
VIRUSSSSSSSSSSSS.....Aww...awww..Jangan lagi dah,, Ampunn...Sebel dengan komputer anda yang sering Lemot dan sering terkena virus, ini sedikit trik dari saya untuk mengatasi masalh itu,
Semoga Bermanfaat Oke..."KEEP SMILE" !
Dalam menggunakan komputer kita harus berhati - hati terhadap virus, apalagi virus yang bisa melumpuhkan semua aktivitas komputer tersebut. Kali ini blogsolu akan memberikan beberapa tips agar tidak terkena virus, tips - tips yang akan saya bagikan ini sebagian besar sudah pernah saya terapkan di komputer saya dan 100% terbukti berhasil.
Perkembangan teknologi memang lah sangat pesat, begitu pula dengan virus, semakin banyak program - program atau softwere - softwere yang di buat oleh para ahli program, maka semakin banyak pula virus yang menyebar. Terkadang dengan mengunakan anti virus saja kita tidak bisa mencegah agar komputer kita tidak terkena virus, Apa lagi kalau anti virus nya gratisan.
Bicara tentang virus, saya pernah membaca sebuah artikel yang berbicara tentang virus, kata artikel tersebut ternyata virus bukan hanya dibuat oleh para penjahat program saja melaikan virus dibuat oleh para penjual anti virus juga. Setelah saya fikir - fikir ada benernya juga artikel tersebut, kalau virus semakin banyak yang tersebar, otomatis semakin banyak orang yang membeli anti virus yang mereka jual. Tetapi tidak semua penjual anti virus melakukan hal yang sama ya.
Beberapa tips agar komputer tidak terkena virus :
1. Tips yang pertama yaitu Jangan mendownload sembarangan.Apa pun file yang anda download contoh nya: app, mp3, image, vidio, dan file lainnya jangan lah anda sembarang mendownload, lihat terlebih dahulu penyedia tempat download anda. Sekarang banyak sekali penyedia tempat download yang apa bila kita menginginkan file mereka kita di haruskan mengistal program dari mereka. Jujur saya pernah mengalami nya, dan al'hasil komputer saya jadi lemot dan sulit untuk di oprasikan (terkena virus).
2. Hati - hati terhadap flashdisk, memory dan sejenis nya.
Untuk hal yang satu ini saya belum pernah mengalaminya. Tapi teman saya sudah pernah beberapa kali terkena hal yang semacam ini. Karna temen saya itu penjaga konter, jadi otomatis flaashdisk, memory dan sejenis nya bayak yang keluar masuk ke komputer beliau. Penyebabnya sederhana, karna flashdisk tersebut sudah terkena virus jadi komputer kita bisa dengan mudah dirayapi oleh virus yang ada di flashdisk tersebut, otomatis komputer kita juga jadi terkena virus. Biasanya virus yang ada di flashdisk ini bernama autorun. Virus ini tidak bisa di deteksi oleh anti virus yang gratisan, sekalipun terdeteksi dan kita berusaha menghapusnya, virus tersebut tidak bisa hilang, kecuali anda pintar mengunakan regedit pada sistem oprasi anda.
3. Gunakan Deep Freeze.
Ini adalah salah satu rahsia saya untuk mencegah virus masuk ke komputer saya. Deep Freeze ini bayak fungsinya, contoh nya bila kita melakukan sebuah kesalahan terhadap komputer kita dan berdampak buruk pada komputer kita, program Deep Freeze ini bisa dengan mudah menghilangkan kesalahan itu semua dengan satu kali restart. Program ini biasanya banyak digunakan pada warnet - warnet, agar komputer mereka Terhindar dari kerusakan sistem oprasi. Tapi ada satu yang tidak saya suka dari program ini, yaitu bila kita menginstal program ini kita tidak dapat menyimpan file apapun di hardisk yang sudah kita set. misalnya anda men-set program ini di hardisk C saja. Berati anda tidak bisa menyimpan file apapun di folder C hardisk anda, melaikan kita bisa menyimpen file kita di folder D. Kalau anda menyimpan file di folder C otomatis setelah anda mematikan komputer, file anda akan hilang di folder tersebut. Bila anda menginginkan program ini anda bisa cari di google dengan keyword download Deep Freeze.
4. Gunakan anti virus.
Kalau anda sudah menginstal program deep freeze, anti virus tidaklah jadi hal penting, tetapi untuk menjaga - jaga sebaiknya anda instal anti virus, yang gratisan juga gak masalah asalkan anda sudah mengistal program yang saya sebutkan tadi di atas. Tapi lain cerita bila anda tidak mengistal program tersebut, Pengunaan anti virus jadi hal yang sangat penting bila anda tidak menginstal program tersebut.
Nah itu lah tadi beberapa tips dari blogsolu, sebenernya masih banyak tips Agar Komputer Tidak Terkena Virus yang ingin saya bagikan, tetapi karena artikel ini sudah lebih dari 500 kata, jadi saya simpan dulu ya tips Agar Komputer Tidak Terkena Virus nya.
Tag :
Technology,
Puasa Menyehatkan Jantung
By : Unknown
Ukuran jantung manusia kurang lebih sebesar kepalan tangan. Jantung
adalah satu otot tunggal yang terdiri dari lapisan endothelium. Jantung
terletak di dalam rongga dada, dan di balik tulang dada/sternum.
Struktur jantung berbelok ke bawah dan sedikit ke arah kiri. Jantung
hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru, namun tertutup oleh
selaput ganda yang bernama perikardium, yang tertempel pada diafragma.
Lapisan pertama menempel sangat erat pada jantung, sedangkan lapisan
luarnya lebih longgar dan berair, hal ini untuk menghindari gesekan
antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan memompa secara
konstan oleh jantung
Secara internal, jantung dipisahkan oleh sebuah lapisan otot menjadi empat ruang yaitu Ventrikel (bilik kanan dan kiri) dan Atrium (Serambi kanan dan kiri). Dinding serambi jauh lebih tipis dibandingkan dinding bilik. Selanjutnya bilik kiri dan pembuluh darah besar atau aorta, untuk memompa ke seluruh bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah. Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan.
Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Berbagai jenis penyakit jantung dan pembuluh darah yang telah menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Beberapa jenis penyakit tersebut, seperti; penyakit jantung koroner, penyakit tekanan darah tinggi (Hipertensi), Hipertensi Jantung (Hipertention Heart Disease), Ventrikel fibrillation, Stroke, dan banyak lagi jenis penyakit degeneratif jantung lainnya.
Umumnya penyakit-penyakit tersebut, disebabkan karena hiperlipidemia (kelebihan lemak darah), hiperkolesterolemia (Kelebihan kolesterol darah) yang bersifat kronis, serta lama-kelamaan akan membentuk deposit didalam dinding pembuluh darah, dan akhirnya menyebabkan kekakuan pembuluh darah tersebut, bahkan dapat terjadi penymbatan pembuluh darah, sehingga berakibat tekanan pada pembuluh darah meninggi yang disebut hipertensi.
Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan Jantung
Bagi penyakit kardivaskuler, tidak ada penanggulangan yang lebih baik selain mencegahnya. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbaiki gaya hidup sehat, melaksanakan pola makanan yang sehat (memperbanyak makan makanan berserat dan bersayur, serta tidak makan berlebihan makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi), serta dilanjutkan dengan olah raga atau aktivitas yang teratur.
Berpuasa akan melatih seseorang, untuk hidup teratur, serta mencegah kelebihan makan. Menurut penelitian, puasa dapat menyehatkan tubuh, sebab makanan berkaitan erat dengan proses metabolisme tubuh. Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL and apoprotein alfa1, dan penurunan LDL ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian menunjukkan saat puasa ramadan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperanan bagi peningkatan kesehatan manusia.
Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pebuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah rterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.
Puasa bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan mengendalikan tekanan darah. Itulah sebabnya, puasa sangat dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita penyakit diabetes, kolesterol tinggi, kegemukan dan darah tinggi. Dalam kondisi tertentu, seorang pasien bahkan dibolehkan berpuasa, kecuali mereka yang menderita sakit diabetes yang sudah parah, jantung koroner dan batu ginjal. Puasa dapat menjaga perut yang penuh disebabkan banyak makan adalah penyebab utama kepada bermacam-macam penyakit khususnya obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya.
Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini akan member perlindungan terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa ternyata dapat meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat memacu kinerja mekanisme local pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.
Dalam keadaan puasa ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi pengkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalani kenaikkan pesat. Perubahan aksidental lipoprotein yang berkepadatan rendah (LDL), tanpa diikuti penambahan HDL. LDL merupakan model lipoprotein yang meberika pengaruh stumulatif bagi respon imunitas tubuh.
Pada pelitian terbaru menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar apobetta, menaikkan kadar apoalfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut dapat menjauhkan seragan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut merupakan salah satu rahasia hidup jangka panjang.
Sebuah tulisan penelitian yang dilakukan Dr. Ratey, seorang psikiaters dari Harvard, mengungkapkan bahwa pengaturan dan pembatasan asupan kalori akan meningkatkan kinerja otak. Dr. Ratey melakukan penelitian terhadap mereka yang berpuasa dan memantau otak mereka dengan alat yang disebut “functional Magnetic Resonance Imaging” (fMRI). Hasil pemantauan itu menyimpulkan bahwa setiap individu obyek menunjukkan aktivitas “motor cortex” yang meningkat secara konsisten dan signifikan.
Ilmuwan di bidang neurologi yang bernama Mark Mattson, Ph.D., seorang kepala laboratorium neuroscience di NIH’s National Institute on Aging. Dalam hasil penelitiannya menunjukkan bahwa diet yang tepat seperti berpuasa, secara signifikan bisa melindungi otak dari penyakit de-generatif seperti Alzheimer atau Parkinson. Hasil penelitiannya menunjukkan, bahwa diet dengan membatasi masukan kalori 30% sampai 50% dari tingkat normal, berdampak pada menurunnya denyut jantung dan tekanan darah, dan sekaligus peremajaan sel-sel otak
Secara internal, jantung dipisahkan oleh sebuah lapisan otot menjadi empat ruang yaitu Ventrikel (bilik kanan dan kiri) dan Atrium (Serambi kanan dan kiri). Dinding serambi jauh lebih tipis dibandingkan dinding bilik. Selanjutnya bilik kiri dan pembuluh darah besar atau aorta, untuk memompa ke seluruh bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah. Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan.
Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Berbagai jenis penyakit jantung dan pembuluh darah yang telah menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Beberapa jenis penyakit tersebut, seperti; penyakit jantung koroner, penyakit tekanan darah tinggi (Hipertensi), Hipertensi Jantung (Hipertention Heart Disease), Ventrikel fibrillation, Stroke, dan banyak lagi jenis penyakit degeneratif jantung lainnya.
Umumnya penyakit-penyakit tersebut, disebabkan karena hiperlipidemia (kelebihan lemak darah), hiperkolesterolemia (Kelebihan kolesterol darah) yang bersifat kronis, serta lama-kelamaan akan membentuk deposit didalam dinding pembuluh darah, dan akhirnya menyebabkan kekakuan pembuluh darah tersebut, bahkan dapat terjadi penymbatan pembuluh darah, sehingga berakibat tekanan pada pembuluh darah meninggi yang disebut hipertensi.
Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan Jantung
Bagi penyakit kardivaskuler, tidak ada penanggulangan yang lebih baik selain mencegahnya. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbaiki gaya hidup sehat, melaksanakan pola makanan yang sehat (memperbanyak makan makanan berserat dan bersayur, serta tidak makan berlebihan makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi), serta dilanjutkan dengan olah raga atau aktivitas yang teratur.
Berpuasa akan melatih seseorang, untuk hidup teratur, serta mencegah kelebihan makan. Menurut penelitian, puasa dapat menyehatkan tubuh, sebab makanan berkaitan erat dengan proses metabolisme tubuh. Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL and apoprotein alfa1, dan penurunan LDL ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian menunjukkan saat puasa ramadan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperanan bagi peningkatan kesehatan manusia.
Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pebuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah rterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.
Puasa bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan mengendalikan tekanan darah. Itulah sebabnya, puasa sangat dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita penyakit diabetes, kolesterol tinggi, kegemukan dan darah tinggi. Dalam kondisi tertentu, seorang pasien bahkan dibolehkan berpuasa, kecuali mereka yang menderita sakit diabetes yang sudah parah, jantung koroner dan batu ginjal. Puasa dapat menjaga perut yang penuh disebabkan banyak makan adalah penyebab utama kepada bermacam-macam penyakit khususnya obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya.
Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini akan member perlindungan terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa ternyata dapat meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat memacu kinerja mekanisme local pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.
Dalam keadaan puasa ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi pengkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalani kenaikkan pesat. Perubahan aksidental lipoprotein yang berkepadatan rendah (LDL), tanpa diikuti penambahan HDL. LDL merupakan model lipoprotein yang meberika pengaruh stumulatif bagi respon imunitas tubuh.
Pada pelitian terbaru menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar apobetta, menaikkan kadar apoalfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut dapat menjauhkan seragan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut merupakan salah satu rahasia hidup jangka panjang.
Sebuah tulisan penelitian yang dilakukan Dr. Ratey, seorang psikiaters dari Harvard, mengungkapkan bahwa pengaturan dan pembatasan asupan kalori akan meningkatkan kinerja otak. Dr. Ratey melakukan penelitian terhadap mereka yang berpuasa dan memantau otak mereka dengan alat yang disebut “functional Magnetic Resonance Imaging” (fMRI). Hasil pemantauan itu menyimpulkan bahwa setiap individu obyek menunjukkan aktivitas “motor cortex” yang meningkat secara konsisten dan signifikan.
Ilmuwan di bidang neurologi yang bernama Mark Mattson, Ph.D., seorang kepala laboratorium neuroscience di NIH’s National Institute on Aging. Dalam hasil penelitiannya menunjukkan bahwa diet yang tepat seperti berpuasa, secara signifikan bisa melindungi otak dari penyakit de-generatif seperti Alzheimer atau Parkinson. Hasil penelitiannya menunjukkan, bahwa diet dengan membatasi masukan kalori 30% sampai 50% dari tingkat normal, berdampak pada menurunnya denyut jantung dan tekanan darah, dan sekaligus peremajaan sel-sel otak
Tag :
Health,
Tidur Yang Benar Menurut Rasulullah
By : Unknown
Sejatinya tidur mengembalikan vitalitas tubuh, merelaksasikan otot-otot
dan memperbaharui sel-sel yang rusak. Peryataan tersebut bukan tak
beralasan, seperti yang dipaparkan dalam surat An-Naba’, “Dan Kami
jadikan tidurmu sebagal pelepas lelah bagimu.” Dengan kata lain tidur
merupakan kebutuhan yang tidak bisa tidak. Banyak hikmah dapat diambil
dari tidur. Seperti kisah Ashabul Kahfi, Allah menidurkan ketiga pemuda
itu selama 390 tahun. Sungguh waktu yang tidak sebentar. Perkara
tersebut dijelaskan dalam Al-Qur’an, “Hakikat waktu berada dalam genggaman Allah, tidur dalam rangka mewujudkan pengabdian pada Allah, tidur dengan cara yang benar.” (Al Kahfi:1
Oleh
sebab itu, hindarkan tidur mubazir alias sia-sia. Akan tetapi
kecendrungan hasrat manusia untuk tidur lagi dan lagi sulit diredam.
Banyak yang salah salah kaprah dengan tidur sebagai istrihat. Hendaknya
tidur yang notabene dapat melupakan beban masalah sesaat itu berkualitas
lagi diridhoi-Nya. Rasulullah saw pernah mengajarkan bagaimana tidur
yang berkualitas. Tidur berkualitas mengacu pada pola hidup sehat nan
islami.
Bagaimana
tidur sehat ala Rasulullah? Sebelum tidur biasakan membersihkan diri
dengan berwudhu’ dan bersiwak (menggosok gigi). Meskipun cuma tidur
bukan berarti seenak udel saja. Tidurlah dengan pakaian yang pantas,
jangan pakaian yang menyiksa raga seperti ketat dan menyesakkan sehingga
mengganggu ketentraman tidur. Ada baiknya sebelum tidur untuk
membersihkan tempat tidur agar tidur terasa nyaman. Jangan sampai lupa
berdo’a dan berdzikir. Dengan berdoa’ dan berzikir Insya Allah terhindar
dari mimpi buruk.
Tidurlah dengan posisi tidur
miring ke kanan dan menghadap kiblat sebagaimana yang diajarkan nabi,
“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari dan
Muslim). Sedangkan tidur bertumpu pada sisi kiri badan berbahaya bagi
kesehatan, karena dapat menghimpit posisi jantung akibatnya sirkulasi
darah ke otak terganggu. Tidur miring ke posisi kiri mengakibatkan
seseorang mengalami mimpi buruk (nightmares). Dan janganlah tidur
tertelungkup (tengkurap), Allah sangat murka dengan posisi tidur seperti
itu. Sedangkan tidur dengan posisi tertelentang bencana buat tulang
belakang. Hal tersebut dapat menekan atau menyesakkan tulang belakang.
Tidur
jangan kelewat malam, apalagi begadang mengerjakan hal-hal yang tidak
bermanfaat. “Bahwasanya Rasulullah sholallahu ‘allaihi wassalam membenci
tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak
bermanfaat) setelahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Tidak itu saja tidur
terlalu malam kurang berdampak buruk pada kesehatan. Dan disunnahkan
lagi agar tidur tidak berlawan dengan arah magnet bumi. Sehingga arus
magnet bumi mengalir tanpa gangguan. Dan posisi ini disenyalir membawa
positif bagi sistem syaraf.
Jika telah mengikuti
apa yang dikatakan Rasulullah, niscaya apa yang diharapkan dari tidur
berkualitas didapat dan kesehatan pun terjaga. Dan waktu subuh yang
penuh berkah pun tidak terlewatkan dengan percumaTag :
Health,






